BoJ’s Noguchi :Bank Sentral Harus Pertahankan Stimulus

BoJ’s Noguchi :Bank Sentral Harus Pertahankan Stimulus
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on linkedin

Meskipun ekonomi Jepang dinilai telah mampu menunjukkan tanda-tanda pemulihannya, namun salah satu anggota dewan kebijakan Bank of Japan, Asahi Noguchi menyarankan bahwa pihaknya harus tetap mempertahankan kebijakan stimulus besar-besaran, sehingga hal ini memperkuat ekspektasi bahwa negara tersebut akan tertinggal jauh dalam hal menarik langkah-langkah kebijakan krisis Covid-19.

Nada optimis namun tetap berhati-hati terlontar dari Noguchi dalam pidatonya mengenai prospek ekonomi Jepang, seraya mengatakan bahwa laju pemulihan akan menjadi lebih jelas mulai akhir tahun ini hingga seterusnya, menyusul peluncuran program vaksinasi yang dinilai mampu membantu meringankan dampak pandemi.

Namun demikian beliau menyampaikan bahwa tren inflasi Jepang yang berada di kisaran rendahnya berarti bahwa upaya pembukaan kembali aktifitas ekonomi di negara ekonomi ketiga terbesar dunia tersebut, dinilai tidak mungkin memicu lonjakan upah dan inflasi yang telah terlihat di negara maju lainnya.

Sebagai salah seorang anggota dari sembilan anggota dewan kebijakan Bank of Japan yang dianggap sebagai pendukung pelonggaran moneter agresif, Noguchi mengatakan bahwa dengan tren inflasi di kisaran rendah berakibat terhadap penarikan pelonggaran moneter yang akan dilakukan oleh bank sentral lainnya tidak akan menjadi pilihan bagi BoJ.

Dalam konferensi persnya Noguchi menyampaikan bahwa pihak bank sentral Jepang mungkin perlu untuk meningkatkan stimulus sebagai ganti jika pemulihan ekonomi gagal meningkatkan laju upah dan menciptakan lapangan kerja sebenyak yang diharapkan.

Pemulihan ekonomi Jepang dipimpin oleh laju ekspor yang kuat, namun kebijakan pembatasan virus corona selama berbulan-bulan lammanya telah menekan permintaan konsumen sehingga mengaburkan prospek ekonominya.

Sementara itu kebijakan ultra longgar selama bertahun-tahun telah gagal mendorong inflasi akibat laju konsumsi yang lemah sehingga membuat pihak perusahaan tidak mengenakan biaya lebih untuk barang dan jasa mereka, yang mampu menjaga inflasi jauh di bawah target 2% dari BoJ.

Selain itu Noguchi juga menyampaikan bahwa pihak bank sentral mungkin tidak punya pilihan selain memperpanjang batas waktu program pinjaman bantuan pandemi dari bulan Maret saat ini, kecuali jika aktifitas ekonomi menunjukkan hasil yang jelas untuk kembali ke tingkat sebelum pandemi.

Disebutkan pula bahwa jika BoJ ingin mengakhiri program tersebut, maka hal itu harus dilakukan dengan cara yang tidak menghambat upaya untuk mencapai target inflasi di kisaran 2%.

Pada bulan September lalu inflasi grosir Jepang telah mencapai level tertingginya dalam 13 tahun terakhir, seiring kenaikan biaya impor namun para analis meragukan hal ini akan memicu lonjakan harga konsumen Jepang, sedangkan inflasi konsumen inti berjalan datar di bulan Agustus dibandingkan tahun sebelumnya, yang memperkuat ekspektasi bank sentral Jepang yang kemungkinan akan mempertahankan kebijakan moneter yang akomodatif dalam beberapa waktu.

Terkait komentar tersebut Yoshimasa Maruyama selaku kepala ekonom pasar di SMBC Nikko Securities mengatakan bahwa apa yang paling menonjol dalam pidato tersebut adalah fakta bahwa Noguchi menyarankan Jepang berbeda dari negara lain yang tengah menghadapi kenaikan inflasi.

Maruyama menilai bahwa saat ini memang benar bahwa inflasi global ada dalam agenda pertemuan G20, namun ekonomi Jepang tetap terperosok dalam disinflasi, sehingga Noguchi memberikan isyarat untuk tidak perlu mengubah kebijakan moneter dalam waktu dekat.

Di bawah kebijakan yang disebut kontrol kurva imbal hasil, BOJ memandu suku bunga jangka pendek di -0.1% dan imbal hasil obligasi 10-tahun sekitar 0%, dan BoJ juga membeli obligasi pemerintah dan aset berisiko untuk mencapai target inflasi 2% yang sulit dipahami.(WD)

Sumber: news.topgrowthfutures.co.id ~ Perusahaan Pialang Berjangka PT Topgrowth Futures

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gulir ke Atas