BoJ’s Kuroda : BoJ Tidak Mengubah Batasan Imbal Hasil

0
BoJ’s Kuroda : BoJ Tidak Mengubah Batasan Imbal Hasil

Berbicara mengenai batasan imbal hasil dari Bank of Japan, Gubernur BoJ Haruhiko Kuroda mengatakan bahwa pihaknya tidak memiliki rencana untuk mengubah batas implisit di kisaran 0.25% yang ditetapkan di target imbal hasil JGB, meskipun perubahan di masa depan tidak dapat dikesampingkan begitu saja.

Di bawah kendali kurva imbal hasil, BOJ memandu imbal hasil obligasi pemerintah Jepang (JGB) 10-tahun sekitar 0% sebagai bagian dari upaya untuk menjaga biaya pinjaman tetap rendah dan merangsang ekonomi.

Pihak bank sentral pada tahun lalu telah mengklarifikasi bahwa akan memungkinkan imbal hasil 10-tahun untuk bergerak naik dan turun masing-masing sebesar 25 basis poin di kisaran target, guna menghidupkan kembali pasar yang terbengkalai.

Dalam kesempatan berbicara di depan anggota parlemen, Kuroda mengatakan bahwa pihaknya tidak mempunyai rencana untuk mengganti batasan tersebut, namun bukan berarti batasan tersebut tidak bisa berubah selamanya, dan kurva imbal hasil perlu untuk bergerak lebih tajam hingga batas tertentu.

Hal ini menunjukkan bahwa pihak Bank of Japan tidak akan campur tangan untuk mengintervensi batasan imbal hasil untuk periode yang lebih lama, seperti tenor 20 dan 30 tahun, yang menurut Kuroda meskipun imbal hasil JGB 20 dan 30 tahun mengalami penurunan, namun tidak akan berpengaruh dalam memberikan rangsangan belanja modal dan konsumsi bahkan sebaliknya justru berisiko merusak keuntungan dana pensiun.

Pernyataan tersebut menggarisbawahi keseimbangan rumit yang dihadapi BOJ dalam menjaga biaya pinjaman tetap rendah, di tengah upaya mereka untuk mengurangi ketegangan berkepanjangan suku bunga ultra-rendah yang ditimbulkan pada keuntungan bank.

Bank of Japan pada awal pekan ini telah menawarkan untuk membeli JGB tenor 10-tahun dalam jumlah yang tidak terbatas di kisaran 0.25%, untuk mencegah kenaikan suku bunga jangka panjang global yang berpotensi mendorong imbal hasil JGB dalam jumlah yang terlalu banyak.

Lebih lanjut Kuroda mengatakan bahwa hasil JGB naik agak tajam yang memberikan cerminan tingkat jangka panjang luar negeri yang lebih tinggi, dan hal tersebut menciptakan situasi pasar yang tidak biasa.

Sehingga jika hal serupa terjadi lagi maka pihaknya akan menggunakan alat kebijakan semacam tersebut, namun sikap dasar mereka adalah dengan cara membeli JGB dalam jumlah yang cukup sehingga imbal hasil tenor 10-tahun bergerak naik dan turun hingga masing-masing sebesar 25 basis poin di kisaran target 0% dari bank sentral Jepang.

Imbal hasil JGB 10-tahun berada di 0.215%, di bawah batas implisit 0.25% yang dipicu oleh langkah BoJ di awal pekan ini, namun imbal hasil obligasi dalam jangka waktu yang lebih lama terus meningkat, dimana yield JGB 20-tahun mencapai 0.7% dan untuk imbal hasil tenor 30-tahun naik menjadi 0.930% yang tercatat di hari Rabu kemarin.(WD)

Sumber: news.topgrowthfutures.co.id ~ Perusahaan Pialang Berjangka PT Topgrowth Futures

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here