BoJ Meluncurkan Fasilitas Pinjaman Kepada Usaha Kecil Dan Menengah

BoJ Meluncurkan Fasilitas Pinjaman Kepada Usaha Kecil Dan Menengah
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on linkedin

Pada hari ini Bank of Japan telah memutuskan untuk meluncurkan fasilitas pinjaman baru yang bertujuan untuk menyalurkan lebih banyak dana ke usaha berskala kecil dan menengah yang menderita akibat hantaman pandemi virus terhadap ekonomi Jepang.

Dalam pertemuan kebijakan darurat, bank sentral Jepang juga memperpanjang batas waktu untuk serangkaian langkah yang telah dikerahkan untuk memerangi dampak virus, termasuk langkah percepatan pembelian hutang perusahaan, selama enam bulan ke depan hingga Maret 2021.

Bank of Japan mempertahankan pengaturan moneter tidak mengalami perubahan, seperti yang diharapkan secara lebih luas, termasuk target suku bunga jangka pendek pendek di kisaran minus 0.1% serta janji untuk memandu hasil obligasi pemerintah tenor 10-tahun sekitar 0%.

Namun demikian pihak bank sentral mengatakan bahwa Gubernur Haruhiko Kuroda tidak akan mengadakan konferensi pers terkait akan hal ini.

Seperti diketahui bahwa Bank of Japan telah melakukan pelonggaran kebijakan moneter dalam dua bulan berturut-turut di bulan April, dengan cara meningkatkan pembelian aset berisiko serta berjanji untuk membeli obligasi pemerintah dalam jumlah tak terbatas untuk memerangi pandemi virus.

Pada bulan lalu Kuroda telah menginstruksikan stafnya, untuk mengerjakan fasilitas pinjaman baru yang menargetkan bisnis kecil yang dilanda krisis kesehatan.

Dalam garis besar skema yang dirilis pada bulan April lalu, Bank of Japan mengatakan bahwa fasilitas baru tersebut akan menawarkan pinjaman tanpa bunga kepada lembaga keuangan yang meningkatkan pinjaman kepada perusahaan berskala kecil dengan memanfaatkan program jaminan pemerintah.

Program ini juga menawarkan untuk membayar bunga sebesar 0.1% kepada para pemberi pinjaman yang meningkatkan pinjaman tersebut.(

Gulir ke Atas