Aktifitas Manufaktur Amerika Serikat Mulai Membaik

Aktifitas Manufaktur Amerika Serikat Mulai Membaik
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on linkedin

JAKARTA – Indek yang mengukur aktifitas manufaktur di wilayah Atlantik, Amerika Serikat, menunjukkan kondisi yang membaik. Sebagaimana dilaporkn oleh Federl Reserve wilayah Philadelphia pada Kamis (18/06/2020).

Indeks kondisi bisnis regional ala FED tersebut naik menjadi
27,5 pada Juni dari posisi negatif 43,1 pada bulan sebelumnya. Setiap bacaan di
atas nol menunjukkan peningkatan kondisi. Ekonom yang disurvei oleh MarketWatch
memperkirakan pembacaan negatif.

Indeks utama didasarkan pada satu pertanyaan yang berdiri
sendiri tentang kondisi bisnis tidak seperti indeks manufaktur ISM nasional
yang merupakan komposit berdasarkan komponen. Secara rinci, laporan tersebut
menunjukkan bahwa angka pesanan baru meningkat menjadi 16,7 pada Juni dari
pembacaan negatif 25,7. Indeks pengiriman naik menjadi 25,3 dari negatif 30,3
di bulan Mei. Ukuran prospek bisnis enam bulan naik menjadi 66,3 pada Juni dari
49,7 pada bulan sebelumnya.

Melihat laporan tersebut, terlihat bahwa pabrikan A.S.
dihantam keras oleh penguncian yang diberlakukan untuk memerangi virus corona
tetapi aktivitas mulai bergerak dengan pembukaan kembali ekonomi secara
bertahap. Ukuran output industri nasional Federal Reserve naik 1,4% di bulan
Mei dan para ekonom memperkirakan kenaikan lagi di bulan Juni.

Pekan lalu, survei serupa yang dilakukan oleh Fed wilayah
New York menunjukkan bahwa kondisinya stabil, dengan sentimen naik tajam
sebesar 48 poin menjadi negatif 2 pada bulan Juni.

Investor melihat kedua laporan tersebut terutama untuk
mengetahui indeks ISM nasional AS, yang sedikit meningkat menjadi 43,1 pada Mei
dari 41,5 pada bulan sebelumnya. Data akan dirilis pada 1 Juli.

 “Relaksasi bertahap
dari langkah-langkah jarak sosial akan mendukung rebound yang kuat, tetapi
hanya sebagian, dalam pembuatan dalam waktu dekat. Melihat lebih jauh ke depan,
permintaan yang lemah, gangguan rantai pasokan dan meningkatnya ketidakpastian
akan menghambat laju rebound dan menunda pemulihan manufaktur kembali ke
tingkat aktivitas pra-coronavirus hingga awal 2022, ”kata Oren Klachkin, ekonom
di Oxford Economics.

Paska laporan ini, indek bursa saham A.S. menunjuk ke
langkah teredam pada hari Kamis. Indek Dow Jones sendiri sudah turun 170 poin
dalam perdagangan di hari Rabu.

Gulir ke Atas