Bank of England atau BOE adalah bank sentral Inggris yang menjadi bank sentral kedua tertua pada saat ini. Bank of England juga sering juga dikenal dengan sebutan ‘Nyonya Tua’ dari Threadneedle Street.

Bank sentral Inggris merupakan bank sentral tertua kedua di dunia setelah Sweden Riksbank, yang didirikan pada tahun 1668.

Sejarah Bank Of England

Sejarah Bank of England berawal ketika Raja William dan Queen Mary naik tahta pada tahun 1688, dimana pada saat itu sektor keuangan publik terlihat sangat lemah. Sistem keuangan dan sistem kredit sangat kacau. Maka dibentuklah sebuah bank nasional yang berfungsi untuk memobilisasi sumber daya keuangan dan membantu ekonomi kerajaan pada saat itu.

Ketika Royal Charter di legalisasi pada tanggal 27 Juli 1694, maka Bank of England secara resmi didirikan pada tahun 1694 dan bertindak sebagai bankir pemerintah dan pengelola kredit. Sejak itu perannya telah dikembangkan dan terus berkembang, dengan berfokus pada pengelolaan mata uang negara dan berada di tengah sistem keuangan di Inggris.

Ketika pecah Perang Dunia Pertama pada tahun 1914-1918, utang nasional Inggris melonjak hingga menjadi £ 7 miliar dan bank sentral berperan dengan membantu mengelola pinjaman pemerintah dan menahan tekanan inflasi.

Selama tahun 1970-an, Bank memainkan peran penting selama krisis perbankan. Bank berada di depan untuk menetapkan kebijakan moneter yang menjadi bagian sentral dari kebijakan Pemerintah pada 1980-an.

Bank ini dahulunya milik swasta dan dioperasikan oleh yayasan pendirinya sejak tahun 1694 hingga dinasionalisasi pada tahun 1946.

BoE memperoleh kemandirian untuk melakukan operasi bank pada tahun 1997 yang berkomitmen untuk menjaga sistem keuangan dengan menjaga stabilitas moneter dan keuangan dengan memberika kontribusi kepada perekonomian Inggris.

Tugas Bank of England (BoE)

Peran dan fungsi bank sentral Inggris telah berevolusi dan berubah sejak berdiri ratusan tahun lalu. Dengan fungsi awal sebagai bankir pemerintah maka sejak abad ke-18 telah berubah fungsi menjadi sistem perbankan secara umum.

Sebagai bank sentral Inggris, tujuan dan tugas utama BoE ada dua, yaitu stabilitas moneter dan stabilitas finansial.

Stabilitas moneter adalah kestabilan harga-harga dan tingkat inflasi, sedangkan stabilitas finansial adalah membangun sistem finansial yang sehat dan kuat sebagai kunci pertumbuhan ekonomi Inggris.

Untuk membantu tugas stabilitas moneter, di dalam tubuh BoE dibentuklah Monetary Policy Committee (MPC) atau Komite Kebijakan Moneter. Sedangkan untuk membantu stabilitas finansial, ada lembaga Financial Policy Committee (FPC) yang dibentuk pada Juni 2011.

Struktur Bank of England

Pimpinan BoE disebut Gubernur, yang sekaligus menjadi ketua MPC.

Anggota MPC selain Gubernur bank sentral, terdiri atas:

  • Tiga Deputi Gubernur, masing-masing membawahi bidang Kebijakan Moneter, Stabilitas Finansial, serta Pasar dan Perbankan.
  • Kepala Ekonom bank sentral.
  • Empat anggota eksternal yang ditunjuk oleh Menteri Keuangan Inggris setiap tiga
    tahun sekali.

MPC rutin menggelar rapat delapan kali dalam setahun, termasuk empat rapat bersama Komite Kebijakan Finansial. Rapat-rapat ini biasanya diagendakan pada hari Rabu-Kamis. Keputusan hasil rapat kemudian diumumkan pada hari terakhir rapat.

Sebelum Agustus 2015, notulen dipublikasikan dua pekan setelah rapat usai. Namun, mulai Agustus 2015, notulen dipublikasikan di situs BoE pada hari yang sama dengan akhir rapat.

Akibatnya, setiap hari Kamis yang bertepatan dengan agenda rapat MPC BoE, terjadi efek “Super Thursday” yang bisa berdampak besar pada pergerakan pasar saham maupun nilai tukar Poundsterling.

Negara           : Britania Raya (Inggris)
Kantor pusat  : Threadneedle Street London, EC2, Inggris, Britania Raya
Didirikan         : 27 Juli 1694
Mata uang      : Pound sterling (GBP)
Website          : BankOfEngland.co.uk

Published by Aris Nugroho

Seorang pegiat dan pengamat ekonomi diikuti dengan kemampuan analisis yang kuat serta meyakini teori konspirasi. Menjadi konsultan investasi, pembicara dan trainer di berbagai kesempatan. Blogging is part of my hobbies.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *