Vaksinasi Meningkat, Euro Perpanjang Penguatannya Kembali

Vaksinasi Meningkat, Euro Perpanjang Penguatannya Kembali

JAKARTA – EUR/USD memperpanjang reboundnya selama seminggu, menemukan resistensi di bawah zona 1,20. Berkurangnya pesimisme seputar Euro karena laju vaksinasi meningkat, dan spekulasi berkembang atas potensi laju pembelian yang lebih lambat dari Bank Sentral Eropa (ECB) setelah kuartal kedua mendorong mata uang ini menguat.

EUR nampak memulai dengan pergerakan di kwartal kedua ini dengan pijakan yang lebih kuat dimana pasangan mata uang EUR/USD naik kembali ke level 1,2000 setelah mencapai terendah harian 1,1704 pada akhir bulan lalu. Ini mewakili perubahan haluan yang nyata dalam kinerja untuk EUR setelah penurunan besar di Q1 ketika turun sebesar -4.1% melawan USD.

Putaran balik baru-baru ini dalam aksi harga EUR telah didukung oleh pergerakan yang menguntungkan dalam perbedaan imbal hasil. Pelaku pasar sudah mulai mengantisipasi bahwa ECB akan mulai mengurangi pembelian di Q3. Namun, kami tidak mengharapkan ECB untuk memberikan sinyal yang jelas secepat minggu depan tentang kecepatan pembelian QE setelah Q2.

Peningkatan baru-baru ini dalam kecepatan vaksinasi di negara-negara zona euro utama membantu meredakan pesimisme terhadap euro yang menumpuk di Q1, dan juga akan mengurangi beberapa tekanan pada ECB untuk mempertahankan pembelian QE yang lebih cepat lebih lama. Peningkatan kecepatan vaksinasi paling jelas terlihat di Jerman dan Spanyol yang melihat jumlah total orang yang telah menerima satu dosis meningkat masing-masing sebesar 56% dan 63% pada paruh pertama bulan ini.

Perkembangan tersebut menciptakan latar belakang yang lebih menguntungkan untuk kinerja EUR dalam waktu dekat. Menembus level di atas 1,2000 akan memperkuat momentum kenaikan.

Pasangan EUR/USD terlihat bullish menurut grafik harian, karena berkembang di atas pergerakan harga jangka pendek dan panjang (SMA 20 dan 200), yang naik dengan kekuatan yang tidak merata. SMA 100 sendiri memberikan resisten dinamis di sekitar 1,2060, sementara indikator teknis naik dalam level positif. Dalam waktu dekat, dan menurut grafik per 4 jam, risiko juga condong ke atas. SMA 20 yang bullish memberikan dukungan di sekitar 1,1970, sementara indikator teknis kekurangan kekuatan terarah tetapi bertahan dalam level positif.

Diawal sesi perdagangan Asia, Selasa (20/04/2021) EUR/USD berada di 1.2042 menunjukkan potensi penguatan harga. Saran transaksi adalah beli EUR/USD pada 1.2040 dengan target terdekat di 1.2060 hingga ke 1.2130. Sementara potensi koreksi membuka peluang dengan jual EUR/USD pada 1.2015 dengan target ke 1.1980 hingga ke 1.1930.

Sumber: news.esandar.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gulir ke Atas