Sentimen Bisnis Jerman Lebih Baik Dari Perkiraan

Sentimen Bisnis Jerman Lebih Baik Dari Perkiraan

Hasil survei dari Ifo Institute menunjukkan sentimen bisnis Jerman yang lebih baik dari yang diharapkan untuk mencapai level tertingginya dalam dua tahun terakhir di bulan Mei, karena pihak perusahaan menjadi lebih optimis sehubungan dengan turunnya jumlah infeksi Covid-19 dan langkah-langkah yang lebih hati-hati untuk membuka kembali aktifitas ekonomi terbesar di Eropa tersebut.

Lembaga Ifo mengatakan bahwa indeks iklim bisnis mencatat kenaikan menjadi 99.2 dari 96.6 yang direvisi pada bulan April sebelumnya, sementara hasil jajak pendapat Reuters menunjukkan peningkatan yang lebih kecil menjadi 98.2.

Dalam sebuah pernyataannya pasca dirilisnya data tersebut, Presiden Ifo Institute, Clemens Fuest mengatakan bahwa laju perekonomian Jerman tumbuh lebih cepat dibanding perkiraan sebelumnya.

Jajak pendapat terhadap sekitar 9 ribu perusahaan di bidang manufaktur, jasa, perdagangan dan konstruksi menunjukkan bahwa sektor bisnis merasa lebih optimis dengan situasi mereka saat ini dan optimisme ini juga meningkat untuk periode enam bulan kedepan.

Terkait akan hal ini ekonom Ifo Klaus Wohlrabe mengatakan kepada Reuters bahwa data survei tersebut menunjukkan tingkat pertumbuhan di periode kuartalan sebesar 2.6% dari periode April hingga Juni dan sebesar 2.8% dalam bulan Juli hingga September.

Sementara ekonom di KfW Bank Fritzi Koehler-Geib mengatakan bahwa pihaknya juga mengharapkan pertumbuhan yang sangat kuat di periode semester kedua tahun ini, akibat dari efek mengejar ketertinggalan dalam sektor jasa dan berkurangnya hambatan input di sektor manufaktur.

Lebih lanjut Koehler-Geib mengatakan bahwa dengan demikian pihaknya telah merevisi perkiraan ekonomi Jerman akan naik menjadi 3.5% di tahun ini, meskipun mengalami awal tahun yang buruk.

Data produk domestik bruto secara terperinci yang dirilis sebelumnya, menunjukkan bahwa ekonomi Jerman mengalami penyusutan lebih dari yang diharapkan di kuartal pertama, yang diakibatkan oleh pembatasan untuk meredam pandemi Covid-19 yang mendorong konsumen untuk menyimpan lebih banyak pendapatan dibandingkan sebelumnya.(WD)

Sumber: news.topgrowthfutures.co.id
PT Topgrowth Futures

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gulir ke Atas