PBOC : Lonjakan Bitcoin Dukung Minat Terhadap Digital Yuan

PBOC : Lonjakan Bitcoin Dukung Minat Terhadap Digital Yuan
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on linkedin

Bank sentral China mengatakan pada hari Kamis kemarin bahwa minat terhadap proyek mata uang digital Yuan China, sebagian besar didorong oleh melonjaknya harga bitcoin, dan tingginya minat ini tetap terjadi bahkan disaat cryptocurrency secara efektif dilarang di negara ekonomi terbesar kedua dunia tersebut.

Yuan digital China adalah salah satu contoh central bank digital currency (CBDC), yang bertujuan untuk menggantikan sebagian dari uang tunai yang telah beredar di masyarakat, dan pihak PBOC melihat hal ini sebagai cara untuk memajukan pembayaran cashless, yang mana mereka telah mengembangkan mata uang digital sejak 2014 lalu, yang secara efektif merupakan versi digital dari mata uang fiat.

Wang Xin selaku direktur biro riset PBOC mengatakan kepada para wartawan, bahwa minat pasar pada Yuan digital sangat kuat dan fokus perhatian semua orang telah tertuju secara cermat, yang mana di satu sisi hal ini terkait dengan semakin banyak bank sentral di dunia yang berpartisipasi dalam pengembangan mata uang digital domestik.

Sejumlah bank sentral di seluruh dunia, termasuk Jepang, Inggris, Swedia, dan Swiss tengah menjajaki penerbitan mata uang digital mereka, dan hingga kini China dianggap sebagai bank sentral yang paling jauh di depan dalam menerapkan langkah digitalisasi mata uangnya dan di sisi lain tingkat bunga kemungkinan juga terkait dengan kenaikan harga bitcoin yang besar.

Harga bitcoin telah berulang kali mencapai rekor tertinggi dalam beberapa bulan terakhir, dan sepanjang tahun ini saja nilai dari bitcoin telah mengalami peningkatan hingga lebih dari dua kali lipat.

Pada tahun 2017 lalu pemerintahan Beijing telah melarang apa yang disebut sebagai penawaran awal koin, yaitu suatu cara untuk mengeluarkan token digital baru dan mengumpulkan uang, dan pihak pemerintah China telah menindak sektor bisnis yang terlibat dalam operasional cryptocurrency seperti pertukaran.

Bitcoin bekerja dalam suatu teknologi yang disebut blockchain dan pada titik ini masih tidak jelas apakah ini yang menjadi dasar digital Yuan, serta apa yang disebut cryptocurrency terdesentralisasi yang berarti bahwa tidak ada lembaga yang bisa mengendalikannya jika tidak memiliki otoritas secara terpusat, seperti bank sentral.

Sejauh ini pihak PBOC belum memberikan jadwal peluncuran digital Yuan secara nasional, namun mereka telah melakukan sejumlah proyek percontohan di sejumlah kota-kota di seluruh wilayah China, dimana saat Tahun Baru Imlek di Februari lalu, pihak berwenang telah membagikan sekitar $ 1.5 juta di Beijing dan sejumlah kota lainnya termasuk Shenzen dan Chengdu telah menjalani uji coba di wilayahnya sendiri.(WD)

Sumber: news.topgrowthfutures.co.id
PT Topgrowth Futures

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gulir ke Atas