GfK : Sentimen Konsumen Jerman Membaik

GfK : Sentimen Konsumen Jerman Membaik
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on linkedin

Sentimen konsumen Jerman dilaporkan membaik dalam dua bulan berturut-turut, didukung oleh pelonggaran langkah-langkah kebijakan lockdown di awal bulan Maret, meskipun keputusan untuk memperpanjang pembatasan aktifitas ekonomi yang diterapkan akhir-akhir ini telah mengaburkan prospek.

Lembaga penelitian GfK merilis hasil survei terhadap sekitar dua ribu orang yang menunjukkan indeks sentimen konsumen di negara terbesar Eropa naik menjadi minus 6.2 poin dari revisi di angka minus 12.7 pada bulan ini.

Hasil data ini menjadi hasil terbaik sejak bulan November tahun lalu, disaat diterapkannya kebijakan lockdown parsial untuk menahan gelombang kedua infeksi di tahun lalu, yang mana hasil ini jelas lebih baik dibandingkan perkiraan di angka minus 11.9 dari Reuters.

Ekspektasi pendapatan melonjak menjadi 22.3 poin dibandingkan dengan 6.5 poin di bulan sebelumnya, yang mana data ini sejalan dengan hasil survei dari Ifo Institute dan perusahaan jasa ketenagakerjaan Randstad, yang menunjukkan bahwa mayoritas direktur personalia di perusahaan Jerman memperkirakan kenaikan upah di tahun 2021.

Survei yang dilaksanakan dari 3 Maret hingga 15 Maret, sebelum Jerman memperpanjang kebijakan lockdownnya hingga 18 April dan penangguhan sementara penyebaran vaksin AstraZeneca menyusul laporan adanya kemungkinan efek samping yang serius.

Kebijakan lockdown kedua yang diperketat pada pertengahan Desember lalu, telah memaksa sebagian besar toko dan sektor jasa ditutup, menyusul penutupan restoran, bar dan tempat hiburan sejak awal November tahun 2020 lalu.

Salah seorang peneliti dari GfK, Rolf Buerkl mengatakan bahwa kebijakan lockdown akan sangat merusak iklim konsumen dan perbaikan saat ini akan tetap dijalankan, dan pemulihan berkelanjutan dalam sentimen konsumen akan berlangsung lama, yang mana ini menjadi masa-masa sulit bagi para produsen dan pengecer.

Data yang menjadi indikator bagi iklim konsumen ini meramalkan perkembangan konsumsi swasta riil di bulan berikutnya, yang mana pembacaan indikator di atas nol menandakan laju pertumbuhan konsumsi swasta di tingkat tahunan, sementara nilai di bawah nol menunjukkan penurunan dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu.

Pihak GfK mengatakan bahwa perubahan satu poin dalam indikator sesuai dengan perubahan di tingkat tahunan sebesar 0.1% dalam konsumsi swasta, sedangkan sub indeks ekspektasi pendapatan mencerminkan ekspektasi mengenai perkembangan keuangan sektor rumah tangga dalam 12 bulan kedepan dan indeks ekspektasi siklus bisnis tambahan memberikan cerminan penilaian mereka yang mempertanyakan situasi ekonomi umum dalam 12 bulan ke depan.(WD)

Sumber: news.topgrowthfutures.co.id
PT Topgrowth Futures

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gulir ke Atas