China Berencana Reformasi Penghitungan Suku Bunga

Cina Berencana Reformasi Penghitungan Suku Bunga

Sebuah sumber terpercaya mengemukakan bahwa pihak berwenang China berencana untuk mereformasi cara bank dalam menghitung suku bunga deposito, sekaligus menetapkan plafon baru hingga 75 basis poin di atas suku bunga acuan bagi sejumlah lembaga pemberi pinjaman.

Dalam hal ini pihak berwenang China berencana untuk mengizinkan bank menetapkan batas atas suku bunga deposito dengan menambahkan basis poin ke suku bunga acuan, yang merupakan sebuah pergeseran dari praktik untuk mengkalikan suku bunga acuan untuk saat ini.

Disebutkan bahwa semua bank akan diizinkan untuk menambahkan hingga 20 basis poin ke suku bunga acuan terhadap giro dan bank-bank kecil China serta bank asing yang akan diberi izin untuk menambahkan hingga 75 basis poin ke suku bunga acuan terhadap suku bunga deposito.

Dengan metode penetapan harga baru, maka plafon suku bunga deposito tetap tenor satu tahun akan tetap tidak mengalami perubahan di kisaran 2.25%, sedangkan plafon suku bunga deposito tetap selama satu tahun akan mengalami penurunan.

Langkah ini akan membantu untuk mempromosikan liberalisasi suku bunga serta membantu untuk sedikit menurunkan biaya pendanaan bank, namun belum jelas kapan perubahan tersebut akan berlaku.

Terkait akan rencana tersebut, pihak People’s Bank of China tidak segera memberikan tanggapan terhadap permintaan komentar yang dilayangkan oleh kantor berita Reuters.

Pada bulan Oktober 2015 lalu pihak Bank Sentral China telah membatalkan batas suku bunga deposito bank, yang masih terkendala oleh window guidance dan mekanisme penetapan harga, dan sejak saat itu pihak PBOC telah mempertahankan suku bunga deposito acuan untuk tidak berubah di kisaran 1.5% hingga saat ini.(WD)

Sumber: news.topgrowthfutures.co.id
PT Topgrowth Futures

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gulir ke Atas