Emas Tergelincir, Data Pekerjaan AS Angkat Yield

Emas Tergelincir, Data Pekerjaan AS Angkat Yield
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on linkedin

Harga emas turun pada hari Senin karena imbal hasil Treasury AS naik berikut saham global setelah data pekerjaan yang lebih baik dari perkiraan di AS. Ini memicu optimisme atas pemulihan ekonomi yang cepat.

Harga Spot emas turun 0,3% menjadi $ 1.723,16 per ons pada jam 14.00 WIB. Emas berjangka datar di $ 1,761,20 per ons.

Data tenaga kerja NFP yang kuat berhasil meningkatkan dolar dan imbal hasil sehingga membebani harga emas.

Pertumbuhan ekonomi global berbalik positif walaupun masih tahap awal. Pertumbuhan kuar khususnya di AS, tetapi sebagian dari UE mengalami tantangan dari gelombang ketiga virus.

Ekonomi AS menciptakan lapangan kerja terbanyak dalam tujuh bulankarena sebagian besar orang Amerika mendapat vaksinasi dan pemerintah keluarkan uang tambahan bantuan pandemi.

Itu mengangkat harga saham global menjadi lebih tinggi dari satu bulanpada hari Senin, sementara imbal hasil acuan Treasury AS bertahan di dekat level puncak 14 bulan.

Pengumuman Presiden AS Joe Biden tentang $ 2 yang telah lama ditunggu-tunggu yaitu rencana kerja triliun-plus minggu lalu telah menimbulkan beberapa kekhawatiran inflasi.

Beberapa investor melihat emas sebagai lindung nilai terhadap inflasi, tetapi dengan imbal hasil Treasury yang lebih tinggi, berarti lebih tinggi juga biaya peluang untuk memegang emas batangan.

Sumber: news.topgrowthfutures.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gulir ke Atas