Cara Cepat Belajar Forex dengan Pola Candlestick

Cara Cepat Belajar Forex Dengan Pola Candlestick

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on linkedin

Trading forex, ada suatu pola yang bisa digunakan dalam bertransaksi untuk memperoleh profit atau keuntungan. Pola apakah itu? Adakah cara cepat belajar forex dengan menggunakan pola tersebut? Rekan Tajafers bisa memperoleh jawabannya di bawah ini.

Tampaknya pola candlestick itu hadir dalam berbagai variasi, ada yang satu batang, dua batang, dan seterusnya. Ada beberapa variasi pola yang rekan Tajafers wajib ketahui untuk memperoleh keuntungan dan syarat yang harus diperhatikan dalam menganalisa pola candlestick yang menguntungkan ini.

Cara Cepat Belajar Forex: Pola Candlestik Pembawa Profit

Candlestick adalah sebuah metode charting tua yang berasal dari Jepang dan sudah terbukti akurat sejak berabad-abad yang lalu. Meskipun usianya sudah sangat tua, metode ini masih akurat dan populer di kalangan para trader forex.

Sebelum menganalisis pola ini, rekan Tajafers juga perlu tahu bahwa cara cepat belajar forex dengan analisa pola candlestick merupakan analisa diskresional, yang berarti rekan Tajafers yang menggunakan pola ini akan mengandalkan intuisi yang subyektif dalam memahami berbagai pola harga.

Setelah memahami pola tersebut barulah rekan Tajafers bisa membuat eksekusi trading yang aktual. Pada kenyataannya, diperlukan jam terbang yang tinggi dan pengalaman yang mumpuni untuk mengoptimalkan metode ini untuk mendatangkan keuntungan yang konsisten.

Berbagai Variasi Pola Candle dalam Trading Forex

Ada 2 tingkat siaga dalam pola candlestick yaitu konfirmasi dan sinyal. Sebelum memahami berbagai variasi dalam pola candlestick, cara cepat belajar forex menjadi penting untuk memahami tingkat siaga. Tingkat konfirmasi menyarankan para trader untuk memasang posisi dengan mengikuti arah sesuai pola yang sudah muncul. Sedangkan tingkat sinyal membentuk sebuah pola yang menunjukkan pergerakan turun naik, tetapi belum menyarankan para trader untuk memasang posisi. Ada sedikitnya 6 variasi dalam pola candlestick yang bisa mendatangkan peluang profit lebih besar.

  1. Pola Candlestick Pinbar
    Pola yang satu ini sangat sering muncul di chart dan bisa sangat menguntungkan. Pola ini bisa rekan Tajafers kenali dengan mudah karena mempunyai bentuk berupa shadow panjang yang lebih panjang, dibandingkan dengan badan maupun ujung shadow lainnya.
    Shadow yang semakin panjang menunjukkan bahwa kemungkinan terjadinya reversal atau penerusan trend juga menjadi semakin tinggi. Jika pola ini terbentuk dan menunjukkan sentimen pasar yang berbalik arah dan meninggalkan sebuah jejak shadow yang panjang.
    Pola Pinbar Candlestick
  2. Pola Candlestick Inside Bar
    Pola kedua yang juga sangat menguntungkan ini sering muncul ketika trend sudah mencapai titik terendah maupun tertinggi. Pola ini selalu diwakili oleh 2 batang candlesticks dengan salah satu lebih kecil dari batang yang lain dan posisinya ada di antara batang induk atau batang yang lebih besar.
    Pola candlestick inside bar ini memberikan indikasi konsolidasi yang terjadi antara pembeli dan penjual. Kedua belah pihak masih saling menarik pihak lain hingga salah satu pihak mendominasi dan pihak lain pun kalah, kemudian terbentuk trend yang baru.
  3. Pola Candlestick 3 Outside Down dan 3 Outside Up
    Pola ini masih merupakan pengembangan dari pola kedua di atas. Tapi tidak seperti inside bar yang menunjukkan candlestick pertama yang lebih besar dibandingkan stick kedua, pola 3 outside down, dan 3 outside up ini stick pertama selalu lebih kecil dibandingkan dengan stick kedua.
    Pola ini menunjukkan tekanan yang ada di antara pembeli dan penjual yang semakin membesar. Pemenang duel ini akan ditunjukkan oleh bar yang ketiga.
    Three Outside Candlestick Pattern
  4. Pola Candlestick 3 Inside Down dan 3 Inside Up
    Pada pola candlestick 3 inside up, chart mengindikasikan bahwa akan terjadi reversal bearish atau pembalikan harga dari tinggi ke rendah. Sedangkan pada pola 3 inside down, chart akan menunjukkan peluang reversal bullish atau pembalikan harga dari rendah ke tinggi.
  5. Pola Morning Star dan Evening Star
    Formasi dari pola morning star dan evening star adalah 3 batang candlestick yang menunjukkan keraguan dari para pelaku trading. Candlestick yang ketiga akan memberikan konfirmasi tentang ke mana harga tersebut mengarah.
    Pola morning star yang muncul setelah tren menurun menunjukkan bahwa besar kemungkinan terjadi reversal bullish atau pembalikan harga dari rendah ke tinggi. Pola evening star menunjukkan bahwa akan terjadi reversal bearish atau pembalikan harga dari tinggi ke rendah.
  6. Pola Reversal Multi Bar
    Biasanya, jika suatu formasi memunculkan batang yang semakin banyak jumlahnya, maka tingkat kemunculannya justru akan menjadi semakin jarang. Tingkat akurasi sinyal dari pola ini malah lebih tinggi dibandingkan dengan pola yang memiliki lebih sedikit jumlah batang.
    Ciri khas dari pola ini adalah adanya 3 bar yang diapit di bagian tengah oleh 2 bar yang lebih panjang. Harga closing atau penutupan ditunjukkan oleh bar terakhir atau bar kelima. Jika bar kelima lebih rendah dibandingkan bar pertama, maka terjadi reversal bullish atau harga menjadi tinggi dari rendah.
    Apabila pola di atas yang muncul, rekan Tajafers bisa mengambil posisi sell karena harganya naik. Nah, jika bar terakhir lebih tinggi dibandingkan bar pertama, maka harga closing menjadi rendah dari yang tadinya tinggi. Rekan Tajafers bisa melakukan buy jika pola ini muncul.

Catatan Penting dalam Menyaring Pola yang Menguntungkan

Saat melakukan penyaringan pola yang akurat dan paling menguntungkan, sangat penting untuk memperhatikan pemilihan time frame. Jika timeframenya tinggi atau H4 keatas, pola ini biasanya mempunyai noise yang lebih rendah dan sinyal trading dengan tingkat akurasi yang lebih tinggi.

Syarat kedua yang juga penting dalam menganalisa pola trading yang menguntungkan, baik pola candlestick maupun price action adalah jangan terburu-buru melakukan eksekusi market order.

Dalam pola candlestick, jangan lakukan eksekusi market order apabila belum ada konfirmasi yang diberikan oleh batang candlestick yang lain. Sebagai contoh, jika muncul pola pin bar rekan Tajafers sebaiknya menunggu hingga muncul batang candlestick selanjutnya dan menyentuh garis konfirmasi.

Cara lain yang bisa rekan Tajafers lakukan dalam mengkonfirmasi keakuratan sinyal trading adalah dengan memanfaatkan indikator seperti RSI atau MACD.

Memanfaatkan Trend untuk Menentukan Posisi

Rekan Tajafers bisa menggunakan analisa trend dalam mengembangkan setup dan strategi dalam trading forex, terutama ketika menentukan exit dan entry position. Setelah mengamati kemunculan berbagai pola candlestick, rekan Tajafers bisa menentukan posisi take profit maupun stop loss.

Sangat diperlukan kesabaran serta ketelitian dalam menangkap sinyal yang berkualitas. Bagi rekan Tajafers yang ingin mengetahui cara cepat belajar forex, dengan melakukan trading menggunakan timeframe daily akan sangat membantu mengurangi resiko adanya sinyal palsu. Faktor lain yang wajib diterapkan adalah kedisiplinan.

Kedisiplinan juga sangat penting dalam trading forex. Jangan tergiur oleh profit yang tampaknya akan bertambah, karena pasar forex sangatlah tidak menentu dan bisa cepat berubah. Jika rekan Tajafers tidak memiliki kedisiplinan, bisa jadi profit yang sudah di depan mata akan berubah menjadi loss.

Begitulah ulasan cara cepat belajar forex menggunakan pola candlestick yang membawa Profit.

Artikel Forex Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gulir ke Atas