Peran Bank Sentral di Pasar Forex

Bagaimana Peran Bank Sentral Bisa Mempengaruhi Pasar Forex?

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on linkedin

Peran Bank Sentral di Pasar Forex

Bank sentral bertanggung jawab untuk menjaga dan mengendalikan inflasi untuk kepentingan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan sambil memberikan kontribusi terhadap stabilitas sistem keuangan secara keseluruhan. Ketika bank sentral menganggap perlu, mereka akan melakukan intervensi di pasar keuangan sejalan dengan “Kerangka Kebijakan Moneter” yang ditetapkan. Penerapan kebijakan tersebut sangat dipantau dan diantisipasi oleh para trader forex yang ingin memanfaatkan pergerakan mata uang.

Artikel ini berfokus pada peran bank sentral utama dan bagaimana kebijakan mereka mempengaruhi pasar forex global.

Apa itu Bank Sentral?

Bank Sentral adalah lembaga independen yang digunakan oleh negara-negara di seluruh dunia untuk membantu mengelola industri perbankan komersial mereka, menetapkan suku bunga bank sentral, dan meningkatkan stabilitas keuangan di seluruh negeri.

Bank sentral melakukan intervensi di pasar keuangan dengan langkah-langkah berikut:

  1. Operasi Pasar Terbuka (OPT): Operasi ini menggambarkan proses di mana pemerintah membeli dan menjual sekuritas pemerintah (obligasi) di pasar terbuka, dengan tujuan untuk memperluas atau mengontrak jumlah uang di sistem perbankan.
  2. Suku bunga: Langkah ini sering disebut sebagai diskonto, atau suku bunga dana federal, ditetapkan oleh komite kebijakan moneter dengan maksud untuk meningkatkan atau menurunkan aktivitas ekonomi. Ini mungkin tampak kontra-intuitif, tetapi ekonomi yang terlalu panas menyebabkan inflasi dan inilah yang ingin dipertahankan oleh bank sentral pada tingkat yang moderat.
  3. Bank sentral juga bertindak sebagai lender of last resort. Jika pemerintah memiliki rasio utang terhadap PDB yang sedang dan gagal mengumpulkan uang melalui lelang obligasi, bank sentral dapat meminjamkan uang kepada pemerintah untuk memenuhi kekurangan likuiditas sementara.

Memiliki bank sentral sebagai lender of last resort meningkatkan kepercayaan investor. Investor lebih tenang karena pemerintah akan memenuhi kewajiban hutangnya dan ini berarti menurunkan biaya pinjaman pemerintah.

Trader Forex dapat memantau kebijakan bank sentral pengumuman bank sentral melalui kalender bank sentral

BANK SENTRAL UTAMA

Federal Reserve Bank (Amerika Serikat)

Federal Reserve Bank atau “The Fed” memimpin mata uang yang paling banyak diperdagangkan di dunia menurut Survei Tiga Tahunan Bank Sentral, di tahun 2016. Tindakan The Fed memiliki implikasi luas, tidak hanya untuk dolar AS tetapi juga untuk mata uang utama lainnya. Itulah sebabnya mengapa kebijakan FED diamati oleh pelaku pasar dengan penuh fokus. The Fed menargetkan harga yang stabil, lapangan kerja berkelanjutan maksimum dan suku bunga jangka panjang yang moderat.

European Central Bank (Uni Eropa)

Bank sentral Eropa atau European Central Bank (atau disingkat ECB) tidak seperti bank sentral lain karena berfungsi sebagai bank sentral untuk semua negara anggota di Uni Eropa. ECB memprioritaskan pengamanan nilai mata uang Euro dan menjaga stabilitas harga kawasan. Euro adalah mata uang kedua yang paling banyak beredar di dunia dan oleh karena itu, juga menarik perhatian para trader forex.

Bank of England (Inggris)

Bank of England (atau disingkat BOE) beroperasi sebagai bank sentral Inggris dan memiliki dua tujuan: stabilitas moneter dan stabilitas keuangan. Inggris beroperasi menggunakan model Twin Peaks ketika mengatur industri keuangan dengan satu “puncak” adalah Financial Conduct Authority (FCA) dan yang lainnya Prudential Regulating Authority (PRA). Bank of England dengan hati-hati mengatur jasa lembaga keuangan dengan mengharuskan perusahaan tersebut memiliki modal yang cukup dan memiliki pengendalian risiko yang memadai.

Bank of Japan (Jepang)

Bank of Japan telah memprioritaskan stabilitas harga dan operasi yang stabil dari sistem pembayaran hingga penyelesaian (settlement). Bank of Japan telah menahan suku bunga di bawah nol (suku bunga negatif) dalam upaya drastis untuk merevitalisasi perekonomian. Suku bunga negatif memungkinkan individu dibayar untuk meminjam uang, tetapi investor tidak diberi insentif untuk menyimpan dana karena ini akan dikenai biaya.

Tanggung Jawab Bank Sentral

Bank sentral telah dibentuk untuk memenuhi amanat dalam melayani kepentingan publik. Meskipun tanggung jawab mungkin berbeda antar negara, tanggung jawab utamanya meliputi hal berikut ini:

  1. Mencapai dan memelihara stabilitas harga: Bank sentral bertugas melindungi nilai mata uangnya. Hal ini dilakukan dengan menjaga tingkat inflasi yang moderat dalam perekonomian.
  2. Mendorong stabilitas sistem keuangan: Bank sentral melakukan serangkaian uji tekanan kepada bank umum untuk mengurangi risiko sistemik di sektor keuangan.
  3. Mendorong pertumbuhan ekonomi yang seimbang dan berkelanjutan: Secara umum, ada dua jalan utama di mana suatu negara dapat merangsang ekonominya. Ini melalui kebijakan Fiskal (belanja pemerintah) atau kebijakan moneter (intervensi bank sentral). Ketika pemerintah telah menghabiskan anggarannya, bank sentral masih dapat memulai kebijakan moneter sebagai upaya untuk merangsang perekonomian.

Begitulah penjelasan mengenai bank sentral, sehingga trader bisa mengetahui Bagaimana Peran Bank Sentral Bisa Mempengaruhi Pasar Forex?

Artikel Forex Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gulir ke Atas