Euro Menyentuh Level Tertinggi 5 Minggu Terakhir – Risk Appetite Merayap Kembali

Seperti yang dilansir oleh ANTARA News London, Euro naik ke level tertinggi 5 minggu pada Selasa (27/03). Kenaikan tajam tersebut disebabkan surutnya kekhawatiran perang perdagangan global yang melukai dolar. Selain itu, kekhawatiran perang dagang juga mendorong investor untuk melanjutkan taruhan pada mata uang tunggal yang lebih kuat.

Euro Meroket Namun Terlihat Kehabisan Energi

Setelah kenaikan besar pada hari Senin (26/03), Euro menambahkan kenaikan 0.3% lagi sampai pada level 1.2473.  Namun, pada sesi perdagangan Selasa (27/03) terlihat bahwa perlawanan USD muncul, dan EUR mulai merosot.

Dengan banyaknya pedagang yang bertaruh pada kelemahan dolar yang berkepanjangan tahun ini, karena defisit perdagangan dan anggaran Amerika Serikat, dan investor pun berharap mengalokasikan lebih banyak uang ke zona Euro, karena ekonomi menguat, maka mata uang tunggal tersebut telah mencatatkan kinerja terbaik selama awal tahun 2018.

Namun, Rally Euro tersebut telah kebaisan tenaga pada sesi perdagangan kemarin. Sentimen utama yang mempengaruhinya adalah senttimen ketegangan perdagangan.

Guncangan Retorika Perang Dagang Global

Pasar global terguncang bulan ini setelah Presiden AS, Donald Trump memilih untuk memberlakukan tarif pada barang-barang dari China.  Kemudian, pihak China pun dengan tegas akan membalas jika negaranya mengalami kerugian.

Valintin Marinov, kepala strategi G10 FX di Credit Agricole, mengatakan bahwa kemudahan dalam kekhawatiran perdagangan telah memungkinkan investor untuk kembali fokus. Yakni forus pada “Apakah Bank Sentral Eropa (ECB) akan mengetatkan kebijakan moneter lebih cepat dari yang diharapkan?”.

Marinov menambahkan :

“Kita memiliki fakta bahwa inflasi zona euro mungkin pulih, ditambah kembalinya diversifikasi kembali ke Euro”.

Pernyataan diatas menegaskan bahwa untuk Euro yang sedang bergerak jauh lebih tinggi, menjadi bukti kuat bahwa ECB sebenarnya akan menyusutkan neraca keuangannya.

Disisi lain, Safe Haven Yen Jepang merosot sebagai optimisme bahwa Amerika Serikat dan China dapat menghasilkan sebuah negosiasi. Diharapkan kedua negara tetap berpikiran dingin untuk mencapai suatu kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak. Sehingga nantinya tidak ada lagi kekhawatiran lebih lanjut.

Tags:
0 Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Tanya Jawab Forex ©2018. ArisMedia.ID

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account