Ketegangan Perang Dagang Redup, Dolar Rebound Kembali

Dolar rebound terhadap mata uang lainnya pada sesi perdagangan kemarin (27/03), dan terlihat akan terus rebound selama pekan ini.  Hal ini akibat surutnya ketegangan perdagangan antara dua ekonomi terbesar dunia, yakni Amerika Serikat dan China. Keduanya sedang mengisyaratkan pembicaraan untuk meredakan kekhawatiran perang dagang penuh. Sehingga, nantinya nanti akan menyulut perang perdagangan secara penuh.

Disisi lain, Yen Jepang melemah ditengah kebangkitan minat aset resiko investor. Sehingga, rebound terbesar terjadi pada pair USD/JPY.

Dolar AS Terus Berjaya Karena Ketegangan Perang Dagang Redup

Indeks Dolar AS yang mengukur kekuatan Greenback terhadap 6 mata uang utama dunia terakhir berada di sekitar level 88 – 89. Dolar juga terus mengalami kenaikan terhadap hampir seluruh rival mata uang lainnya, terutama Vs GBP.

Investor mendapatkan kembali minatnya terhadap aset beresiko. Amerika Serikat dan AS dilaporkan bahwa saat ini tengah dalam suatu pembicaraan untuk menemukan solusi pendekatan yang saling menguntungkan di kedua belah pihak. Hal ini dilakukan agar kesenjangan defisit perdagangan dapat dipersempit.

Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin, juga mengatakan dirinya sangat berharap bahwa kedua negara dapat mencapai kesepakatan. Ia menambahkan bahwa sebisa mungkin keduanya harus bernegosiasi untuk menghindari tarif ekspor AS senilai $50 milyar.

Di China sendiri, PBOC (The People’s Bank of China) juga mengungkap bahwa CNY (mata uang china) meningkat cukup tajam sebesar 0.25% melawan USD.  Level tersebut juga merupakan level terkuat sejak Agustus 2015. USD/CNY diperdagangkan di level sekitar 6.2566 – 6.2600.

Peningkatan Yuan sudah terjadi sejak hari Senin (26/03) dipicu dolar yang terus melemah.  Level tersebut juga mencerminkan kinerja yuan yang sesuai dengan ekspektasi pasar.

Sebagai respon lanjutan dari Tindakan AS, Perdana Menteri China, Li Keqiang, mengatakan bahwa kedua negara harus tetap mempertahankan negosiasinya. Ia menegaskan kembali bahwa China akan berjanji mempermudah akses bagi bisnis Amerika, jika AS melakukan hal yang sama.

Pasangan USD/JPY terus mengalami kenaikan tajam hingga 105.80 dan terlihat tidak terbendung lagi. Kembalinya minat investor terhadap aset beresiko USD menarik mata uang safe haven JPY, dan pasar kembali pulih.

Tags:
0 Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Tanya Jawab Forex ©2018. ArisMedia.ID

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account