Ketidakpastian Kenaikan USD Jelang Rapat FOMC

Mulai dari sesi perdagangan Asia Pasifik pagi tadi, hingga menjelang sesi Eropa, Greenback masih berada di kisaran level 89.90. Kenaikan USD memang tidak terlihat, dan justru melemah terhadap Poundsterling (GBP), dan Euro (EUR). Meskipoun begitu, USD dapat menekan NZD dan AUD, yang terjadi akibat harga komoditas yang semakin melemah.  Sementara dengan rival JPY, USD juga dapat menekannya selama 2 hari berturut-turut, meskipun penekanan hanya dalam volume yang sangat tipis. Meskipun begitu, terlihat bahwa adanya ketidakpastian kenaikan Greenback di masa depan.

Penyebab Ketidakpastian Kenaikan USD

Poin yang pertama adalah Data Ekonomi Jepang Yang Mengecewakan. Rangkuman pendapat dari keseluruhan pejabat terkait di Bank of Japan (BoJ/ Bank Sentral Jepang) pada rapat bulan Maret tidak mengisyaratkan perubahan kebijakan.

Anggota penentu kebijakan Bank Sentral Jepang masih setuju untuk tetap mempertahankan kebijakan super ringan dengan perolehan suara sekitar 1:8, artinya hanya sebagian kecil yang tidak setuju tentang mempertahankan kebijakan. Bahkan, jika terpaksa target inflasi 2% belum juga tercapai, maka kemungkinan besar pelonggaran moneter akan terus dilakukan.

Faktor lain adalah Data Neraca Perdagangan Jepang yang justru negatif di bulan kemarin. Eskpor perdagangan hanya mengalami kenaikan sekitar 1,8% YoY, sedangkan impor justru meningkat tajam sebesar 16,5% di periode yang sama. Lebih ironisnya lagi, kedua data tersebut ternyata masih dibawah ekspektasi para pelaku pasar, sehingga kemungkinan JPY akan terkikis lagi dalam jangka panjang semakin besar.

Dipihak lain, Amerika Serikat justru memiliki sentimen positif yang ditopang oleh pertemuan FOMC kali ini. Dijadwalkan bahwa besok FOMC bakal mencetuskan kenaikan suku bunga yang baru, sehingga sentimen positif akan muncul secara bersama-sama. Kemungkinan besar hasil rapat FOMC besok menghasilkan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin, dengan kemungkinan terjadi 91%.

Meskipun begitu, pasar juga tidak hanya memantau tentang keputusan The Fed dalam menaikkan suku bunganya. Namun, poin paling penting besok adalah “Apakah The Fed memberikan isyarat untuk kenaikan suku bunga berikutnya atau tidak”. Jika iya, maka kemungkinan USD akan melesat tajam bisa terjadi, begitu juga sebaliknya.

Tags:
0 Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Tanya Jawab Forex ©2018. ArisMedia.ID

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account