USDJPY Menguat – USD Tekan Yen Di Sesi Perdagangan Selasa 20 Maret 2018

USDJPY menguat pada hari ini (Selasa, 20 Maret 2018), dan terjadi mulai dari sesi Asia Pasifik hingga sore ini menuju sesi Eropa.  Secara keseluruhan USD / Indeks Dolar AS / Greenback telah berhasil memberikan tekanan kepada mayoritas rivalnya, khususnya Japanese Yen (JPY).

Penyebab USDJPY Menguat

Dolar AS (USD) mampu menekan Japanese Yen (JPY) sebagai efek dari penantian penentuan suku bunga Federeal Reserve yang diproyeksikan akan dilakukan pada pekan ini.

Sepeti yang kita ketahui sebelumnya bahwa Greenback pada sesi perdagangan kemarin sempat tertekan, dengan hampir semua rivalnya mengalami kenaikan.  XXX/USD mengalami kenaikan, sedangkan USD/XXX mengalami penurunan. EURUSD menguat ke level 1.2333, GBPUSD menguat di level 1.4022.

Tadi malam, USD mengalami aksi ambil untung karena masalah Brexit yang tidak kunjung usai mulai mampu untuk menemukan pemecahan masalahnya.  Hal ini tentu saja menjadi kabar baik bagi Safe Havens lainnya seperti Emas dan Pundsterling. Aksi ambil untuk tersebut bahkan terjadi hingga data inflasi Inggris yang telah dirilis sore ini.

Pasar Ekuitas AS sepertinya juga memberikan jeda bagi investor untuk melakukan akumulasi buy kembali pada saat Greenback melemah. Disaat yang sama pula, para investor juga bisa mengambil emas karena sedang berada di harga level terendah 2 pekan.

Penurunan demi penurunan terjadi menjelang keputusan kebijakan moneter The Fed yang terbaru. Selain itu, para investor juga ingin mendengar tanggapan Jerome Powell, sebagai ketua The Fed yang baru, tentang kebijakan moneter bulanannya.

Pada pagi hari tadi, Dolar AS (USD) masih mengalami beberapa tekanna dari Euro (EUR) dan Poundsterling (GBP). GBP naik seiring munculnya peluang pemecahan masalah Brexit yang sudah berlarut-larut.  Sedangkan sentimen yang mempengaruhi penguatan Euro adalah ketidakcocokan strategi ekonomi Uni Eropa antara Angela Merkel, Kanselir Jerman, dan Emmanuel Macron, Presiden Perancis.

Investor pun juga masih menantikan keputusan kebijakan tentang paket stimulus dari ECB (Bank Sentral Eropa). Apalagi beredar kabar bahwa ECB bakal menaikkan Rate nya lebih cepat dari waktu yang dijadwalkan (September 2019).

Tags:
0 Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Tanya Jawab Forex ©2018. ArisMedia.ID

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account