Menteri Keuangan Zona Euro Pilih Kandidat Spanyol Sebagai Wapres ECB

Menteri Keuangan Zona Euro pada awal pekan ini (Senin 19/02) memilih Wakil Presiden ECB yang baru. Luis de Guindos, Menteri Perekonomian Spanyol, terpilih untuk menggantikan Wapres ECB sebelumnya, Vitor Constancio mulai bulan Mei. Langkah ini memungkinkan kandidat Jerman untuk menjadi Presiden ECB pada tahun 2019 nanti.

Dukungan Menteri Keuangan Zona Euro Terhadap Luis de Guindos

Kandidat dari Eropa Selatan, Luis de Guindos, yang ditetapkan sebagai Wapres ECB yang baru di unggulkan mampu meningkatkan kemungkinan kandidat lain dari Eropa Utara untuk duduk di kusi kepresidenan ECB. Karena tidak mungkin lebih dari 1 pejabat ECB yang berasal dari wilayah yang sama. Kemungkinan besar, Gubernur Bundesbank, Jens Weidmann, salah satu kandidat dari Eropa Utara akan terpilih menggantikan Mairo Draghi. Sehingga, kedepannya mungkin kebijakan moneter super ringan yang diterapkan ECB selama beberapa waktu dapat berubah.

Salah satu pernyataan Uni Eropa berbunyi :

“Eurogroup (para menteri keuangan UE) hari ini, memberikan dukungan penuh kepada Luis de Guindos dalam pencalonannya sebagai Wakil Presiden Bank Sentral Eropa”.

De Guindos menyatakan selanjutnya bahwa jika dirinya terpilih sebagai Wapres ECB, dirinya akan mengundurkan diri dari jabatan Menteri Ekonomi Spanyol.

Tentu saja, tidak hanya dukungan yang didapat, namun sentilan dan kritik juga diterima oleh pihak De Guindos. Beberapa anggota parlemen UE menentang pencalonan tersebut, karena mereka takut bahwa seorang politisi yang menjabat di ECB akan mempengaruhi keputusan independen ECB. Namun, sentilan tersebut ditolak mentah-mentah oleh De Guindos dengan mengatakan :

“Saya memang telah menjadi menteri, namun pertahanan independensi ECB yang saya buat tidak akan terpengaruh”.

Ia pun menegaskan :

“Saya akan mempertahankan Independensi ECB secara maksimal”.

Pada awalnya, ada 2 kandidat yang dicalonkan yaitu :

  • Luis De Guindos, Menteri Ekonomi Spanyol.
  • Philip Lane, Gubernur Bank Sentral Irlandia.

Namun kemudian pihak Irlandia justru menarik pencalonan Lane, sehingga saat ini hanya ada jago tunggal untuk menduduki kursi Wakil Presiden ECB.

Philip Lane juga mengatakan bahwa : “Saya percaya pemilihan Wakil Presiden Baru ECB didasarkan pada Konsensus antara menteri. Seharusnya, hal ini bukan menjadi sumber pertentangan”.

Tags:
0 Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Tanya Jawab Forex ©2018. ArisMedia.ID

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account