Federal Reserve Hanya Bakal Naikkan Suku Bunganya Ke Level 2% – Demi Neraca Yang Lebih Stabil

Federal Reserve atau Bank Sentral Amerika  telah menyatakan bahwa The Fed hanyabakal naikkan suku bunganya ke level 2%. Pernyataan tersebut juga seiring dengan pernyataan Joseph Lavorgna, Ekonom Natixis. Setelah menaikkan suku bunga ke level 2%, The Fed hanya akan berfokus mempertahakan neraca keuangannya. Setelah kenaikan suku bunga 2%, dilanjutkan dengan kestabilan neraca keuangan yang semakin kokoh, tentu saja kesempatan kenaikan suku bunga akan muncul lagi.

Keputusan Federal Reserve Demi Neraca Yang Stabil

Pernyataan Lavorgna tersebut disusul oleh neraca keuangan Bank Sentral dimana pada tahun lalu sedang mengalami perbaikan oleh Janet Yellen. Kala itu, pihak The Fed sedikit resah dengan defisit neraca yang mencapai $4,5 triliun. Hal ini tentu saja membuat neraca keuangan AS semakin tidak stabil, sehingga pada kepemimpinan Jerome Powell saat ini usaha Yellen tetap di teruskan. Tentu saja kenaikan suku bunga tetap tidak dapat dihindari, namun harus tetap dikurangi.

Neraca Federal Reserve semenjak bangkrutnya Lehman Brothers pada bulan September 2008 semakin membengkak di lingkup defisitnya. Hal ini disebabkan oleh program pelonggaran kuantitatif (QE) bank sentral. Pada bulan Agustus 2008, dilaporkan bahwa sekuritas The Fed mencapai angka $870 milyar. Kemudian sampai pada Januari 2015, defisitnya terus melonjak hingga 413% di angka $4,46 milyar.

Perspektif neraca dibagian PDB memiliki rasio 26% dimana angka tersebut merupakan puncaknya, sedangkan sekarang barulah turun dibawah level 24%. Pada bulan Septermber tahun lalu, Janet Yellen menyatakan dalam FOMC Meeting bahwa pihaknya akan membiarkan neraca keuangan The Fed mangalami penurunan secara alami.

The Fed akan mencari solusi dengan mengurangi jumlah uang yang akan di re-invest saat berbagai hipotek dan sekuritas treasury-nya sudah jatuh pada tempo. Menurut para pelaku pasar keuangan global, The Fed sudah menyusul sebuah agenda kapan akan melakukan tindakan tersebut. Sehingga, pengurangan awal dapat dilakukan meskipun jumlahnya tidak akan besar.

Saat ini fokus The Fed adalah untuk menurunkan tingkat defisitnya hingga beberapa ratus milyar pertahunnya. Sehingga kenaikan suku bunga lebih lanjut dapat dilakukan.

Tags:
0 Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Tanya Jawab Forex ©2018. ArisMedia.ID

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account