Pendapat Ekonom Dunia : Tingkat Suku Bunga The Fed Akan Berjalan Lamban

Beberapa Ekonom Dunia mengatakan bahwa Tingkat Suku Bunga The Fed Akan Berjalan Lamban. Hal ini diungkapkan pasca pernyataan the Fed dini hari yang memutuskan untuk tetap tidak merubah kebijakan suku bunganya.

Penjelasan Kemungkinan Tingkat Suku Bunga The Fed Akan Berjalan Lamban

Janet Yellen, ketua The Fed yang telah purna tugas dari kursi kepemimpinan The Fed pada akhir bulan lalu meninggalkan kesan bangga. Hal ini disebabkan bahwa Yellen tidak ingin kepergiannya disambut dengan negatif karena menaikkan suku bunga lagi. Suku bunga yang terlalu tinggi juga tidak terlalu bagus untuk perkembangan ekonomi AS secara keseluruhan.

Sebenarnya, hasil pertemuan The Fed dini hari tadi menyebabkan banyak pihak yang kecewa dengan putusan tersebut.Para pelaku pasar melihat bahwa Ekonomi AS dapat segera tumbuh pesat seiring kebijakan fiskal yang diprakarsai oleh Trump. Sehingga, kenaikan pasar ekuitas AS juga akan naik drastis kedepan, serta adopsi tenaga kerja juga semakin bertambah.

Mengutip dari Bloomberg News bahwa beberapa pihak mencatatkan The Fed akan menambahkan kenaikan suku bunga sedikitnya 2 kali tahun ini. Meskipun begitu, The Fed juga kembali menegaskan bahwa ada resiko jangka pandek terhadap ekonomi AS disamping manfaat yang diberikan. Banyak juga yang berpendapat bahwa inflasi yang rendah namun dengan PDB yang terlalu besar memiliki resiko lebih tinggi.

Jerome Powell, Ketua The Fed yang baru harus langsung menghadapi tantangan berat ini karena perubahan signifikan terutama pada pasar uang akan terjadi. Perbandingan dengan tingkat Treasury (Obligasi Pemerintah) yang macet selama 10 tahun terakhir menjadi perhatian tersendiri. Seharusnya, suku bunga dinaikkan seiring dengan kenaikan Treasury tersebut, dan bukan hanya sebelah pihak saja.

The Fed sedikitnya telah menaikkan suku bunganya sebanyak 5 kali dari tahun 2015 lalu. Namun, tingkat Treasury tetap macet selama 10 tahun terakhir atau tidak mengalami pertumbuhan pesat. Tercatat bahwa Treasury di akhir 2015 sekitar 2,3%, dan beberapa waktu terakhir hanya menjadi 2,71%. Sehingga, banyak sekali pendapat yang mengatakan bahwa Globalisasi dan kurangnya inovasi dapat merusak potensi ekonomi.

Tags:
0 Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Tanya Jawab Forex ©2018. ArisMedia.ID

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account