Kiwi Rebound Setelah Pelemahan Tipis Terhadap Greenback

Kiwi Rebound tipis setelah sempat mengalami pelemahan terhadap greenback yang mengurangi kerugiannya selama beberapa waktu terakhir. Kiwi (Dolar Selandia Baru / NZD) mengalami kenaikan sedikit sebelum berkonsolidasi setelah pelemahan terakhir. Greenback naik di picu oleh kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS dengan dorongan dari keyakinan pasar terhadap The Fed. Para pelaku pasar yakin bahwa The Fed tetap menjaga komitmen untuk menaikkan suku bunga 3 hingga 4 kali lagi tahun ini.

Penyebab Kiwi Rebound

Kiwi memang sempat turun hingga level 73.13 sen AS pada sesi perdagangan Selasa pagi ini dari level 73.01 sen AS kemarin. Namun, kiwi terbantu oleh data perdagangan dan indeks keyakinan bisnis lokal yang membaik pagi ini. Sehingga, Dolar Selandia Baru (NZD) pulih ke level 73.30 saat tulisan ini dibuat.

Sedangkan untuk sentimen USD atau Greenback, Imbal Hasil Treasury AS 10 tahun, naik menjadi 2.71%, tertinggi sejak April 2014. Sementara Greenback naik dari level terendah sejak Desember 2014 menjelang pidato kenegaraan yang disampaikan Donald Trump pertama kali. Selain itu, sentimen positif juga berasal dari kebijakan The Fed, data NFP, Indeks Konsumen AS, serta data harga rumah dan indeks manufaktur.

Sementara itu, kekhawatiran negara lain tentang rencana Trump yang ingin memberikan tekanan kepada negara lain sudah melalui mereda. Pada awalnya, beredar desas desus yang mengatakan bahwa Trump ingin menekan negara lain melalui nilai mata uangnya.

Sharon Zollner, Kepala Ekonom ANZ Bank New Zealand mengatakan bahwa :

“Imbal hasil obligasi AS terakhir menunjukkan kekhawatiran tentang prospek perang perdagangan mereda secara signifikan. USD telah menemukan beberapa dukungan positif”.

Zollner menambahkan :

“Potensi NZD di dekat 74 sen juga tetap ada. Dengan sedikitnya data kalender ekonomi lokal, NZD bakal terseret sentimen global”.

Dikutip dari Reuters, Pidato Trump yang bertema Membangun Amerika Aman, Kuat dan Bangga juga turut menjadikan Greenbak positif. Dalam pidato tersebut juga disebutkan bahwa pemerintahannya akan berfokus pada pengembangan infrastruktur, imigrasi, perdagangan serta keamanan nasional. Sehingga, untuk kedepan kemungkinan Greenback menguat bakal lebih besar lagi.

Tags:
0 Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Tanya Jawab Forex ©2018. ArisMedia.ID

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account