Jerome Powell Resmi Jadi Ketua The Fed Yang Baru

Jerome Powell resmi menjadi pemimping The Fed ke-16 setelah Senat AS tadi pagi menyetujui dan memastikan jabatan tersebut berhak disandangnya. Jerome Powell menggantikan ketua The Fed sebelumnya, Janet Yellen setelah masa jabatannya habis akhir bulan ini.

Hasil Voting dan Latar Belakang Jerome Powell

Hasil pemungutan yang dilakukan di lingkup Senat AS menghasilkan data 85 setuju sedangkan 12 abstain. Sehingga, penunjukan ketua The Fed yang baru pada bulan November tahun lalu, kini hanya tinggal menunggu hari pelantikannya saja. Jerome Powell dijadwalkan akan memimpin rapat suku bunga The Fed minggu depan untuk pertama kalinya.

Powell sendiri sudah lama masuk pada jajaran pejabat The Fed. Dimulai pada saat Bank Sentral AS sedang menormalisasi kebijakan moneternya. Normalisasi ini dilakukan setelah sebelumnya AS mendapatkan akomodasi besar yang dipicu oleh krisis keuangan global pada tahun 2008-2009. Meskipun sudah disetujui secara resmi untuk menjadi ketua The Fed yang baru, namun Jerome belum langsung menjalani masa tugasnya karena masa jabatan yellen berakhir awal bulan depan.

Yellen sendiri setelah lengser sebagai ketua The Fed memutuskan untuk berhenti sebagai anggota pada masa mendatang. Meskipun dirinya masih memiliki hak sebagai anggota hingga akhir Januari 2024.

Jerome Powell sebelum bergabung dengan The Fed merupakan seorang ekonom handal di beberapa perusahaan investasi keuangan seperti Carlyle Group, Global Environment Fund dan Severn Capital Partners. Perusahaan yang digelutinya adalah berbasis psar terutama modal ventura. Jerome Powell yang akrab disapa “Jay” ini juga pernah menjadi anggota Kementerian Keuangan AS. Pada saat itu, Jay pernah mmengunjungi The Fed untuk menjadi seorang ilmuwan tamu bidang kebijakan bipartisan.

Jerome Powell dianggap memiliki kebijakan dan pemikiran yang hampir sama dengan Janet Yellen. Meskipun, beberapa komentarnya justru memperlihatkan sisi hawkish, dimana dia cenderung ingin menaikkan suku bunga dan agak melonggarkan peraturan perbankan. Terutama perarutan yang berkaitan dengan bank retail di pusat kota, maupun di daerah lain.

Saat ini, The Fed sedang menjalani jalan yang panjang dan sangat berhati-hati dalam setiap kebijakan normalisasi kebijakan moneternya. Hal inilah yang akan menjadi tantangan besar untuk Jerome Powell dimasa mendatang.

Tags:
0 Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Tanya Jawab Forex ©2018. ArisMedia.ID

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account