Dolar Selandia Baru Naik Akibat Sentimen Risiko Meningkat

Pada sesi perdagangan Asia Pasifik, NZD naik hingga level tertinggi selama lebih dari dua bulan akibat Sentimen Risiko yang meningkat.

Hal ini disebabkan oleh tingkat sentimen risiko serta Rally bursa yang terdorong oleh permintaan untuk Growth-Linked Currencies.

Kiwi naik ke level 71.53 sen AS pada pukul 8 pagi waktu setempat, nilai tertinggi sejak akhir Oktober 2017. Disamping itu, Indeks perdagangan-tertimbang (TWI) juga ikut mengalami kenaikan dari level 73.87 menjadi 74.31.

Chicago Board Options Exchange Volatility Index (VIX)

sebagai indikator dovis bagi Wall Street bergerak menyentuh level 8.93 semalam, mendekati level terendah lebih dari satu dekade.

Sementara itu Dow Jones Industrial Average (DJIE) mengalami kenaikan diatas level 25,000 untuk pertama kali selama beberapa tahun terakhir.

Disebabkan oleh DJIE meningkat tajam, bursa saham se-Uni Eropa juga ikut mengalami kenaikan serentak.

Pengukur kinerja 19 komoditas (indeks CRB) menjadi komoditas yang paling banyak di perdagangkan, mendekati tingkat tertinggi 1 tahun terakhir.

Indeks USD , Greenback sebagai pengukur kekuatan USD terhadap mata uang utama sempat mengalami penguatan seiring data pertumbuhan pekerjaan sektor swasta yang lebih kuat dari perkiraan pelaku pasar.

Stephen Gallo, Ahli strategi mata uang BMO Capital Markets mengatakan kepada Reuters bahwa :

“AS masih memiliki harapan untuk pertumbuhan dan aset berisiko secara global, namun jika potensi global meningkat dolar AS akan kembali melemah karena saat ini orang tidak perlu lagi menyimpan dolar sebagai Safe Heaven”.

Proyeksi Non-Farm Payrolls AS

Menurut data rilis semalam dari ADP Research Institute merilis bahwa 250.000 pekerjaan disumbang oleh pengusaha swasta selama bulan Desember, lebih besar daripada perkiraan pelaku pasar yang hanya sekitar 190.000 pekerjaan.

Kenaikan tersebut mampu memicu spekulasi bahwa Non-Farm Payroll AS yang akan dirilis secara resmi jum’at malam juga akan ikut menguat.

Laporan Non-Farm Payrolls (NFP) diperkirakan akan menunjukkan kenaikan sebesar 190.000 pada bulan Desember, sehingga Dolar Selandia Baru (NZD) bisa saja tertekan pada jum’at malam.

Namun, sebelum hal tersebut terjadi, biasanya pasangan mata uang USD akan mengalami kenaikan yang lebih besar, kemudian terjadi aksi beli USD besar-besaran.

Tags:
0 Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Tanya Jawab Forex ©2018. ArisMedia.ID

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account