Penguatan Aussie Tertahan, Yen Mengalami Tekanan

Pada awal tahun 2018, Greenback mengalami pelemahan yang sangat drastis, namun hari ini terlihat sudah mulai membalas keterpurukan tersebut. Aussie Tertahan penguatannya, sedangkan Yen Mengalami Tekanan besar.

Selama perdagangan pada pasar uang Asia Pasifik hingga siang ini, secara umum bisa dikatakan bahwa dolar AS sedang memberikan tekanan.

Tekanan yang diberikan hampir terjadi pada sekeranjang pasangan mata uang utama seperti AUD/USD dan USD/JPY.

Penguatan USD dipengaruhi oleh munculnya beberapa data Ekonomi AS yang dirilis semalam sesuai dengan ekspektasi para pelaku pasar. Apalagi, saat ini fokus utama terletak di data Non-Farm Payroll

akhir pekan ini.

Pergerakan AUD/USD dan USD/JPY

Sementara ini, USD/JPY diperdagangkan di level 112.70, naik sekitar 27 pips pips dari harga penutupan sebelumnya di level 112.50. Level tertinggi yang bisa dicetak hari ini adalah 112.77.

Dilihat dari level terendah hari sebelumnya, USD/JPY sudah bergerak lebih dari 57 pips, setelah mengalami penurunan lebih dari 120 pips. Kenaikan tersebut sudah terjadi selama lebih dari sepekan lalu.

Kemudian AUD/USD sempat mengalami penurunan tajam dari level 0.7844 hingga ke level 0.7814. Meskipun saat ini sudah menunjukkan sisi pemulihan penguatan kembali.

Reformasi Fiskal AS

Secara umum Greenback memang masih bergerak positif di sesi perdagangan hari ini, dan masih terlihat menghindari tekanan lebih lanjut dari beberapa mata uang Asia Pasifik (AUD, JPY ) hari ini.

Apalagi, suku bunga The Fed akan kembali dinaikkan pada pertengahan bulan ini, dan tetap memiliki target penguatan sebanyak 3 kali lagi, sesuai dengan notulen Federal Meeting dini hari tadi.

Pada pertemuan The Fed dini hari tadi, Reformasi Fiskal AS yang baru juga turut disinggung, dimana efek dari kebijakan Reformasi Fiskal AS akan segera diukur oleh The Fed, sehingga peningkatan kinerja Ekonomi A.S yang signifikan dapat terjadi.

Sebagai catatan, The Fed memperkirakan bahwa prediksi pertumbuhan Ekonomi yang dapat dicapai AS akan naik dari 2.1% menjadi 2.5% di tahun 2018.

The Fed juga masih mempertimbangkan bahwa Reformasi Fiskal AS bisa saja menimbulkan Pro dan Kontra dari bebera sektor, misalnya ada peningkatan kinerja ekonomi, namun disusul dengan munculnya gelembung defisit anggaran pemerintah AS yang lebih besar, sehingga bisa muncul kemungkinan terjadinya hambatan yang lebih parah.

Tags:
0 Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Tanya Jawab Forex ©2018. ArisMedia.ID

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account