Panduan Awal Rapat Kebijakan Bank of Japan – September

Rapat Kebijakan Bank of JapanRapat Kebijakan Bank of Japan yang akan berakhir hari ini, membuat investor H2C atau harap-harap cemas dengan hasil rapatnya. Tinjauan kebijakan komprehensif ini akan menentukan kelanjutan program stimulus moneter BoJ.

Pertanyaan besarnya adalah, apakah BoJ masih ingin meningkatkan skala program pembelian asetnya yang notabene sudah mencapai rekor atau harus memangkas suku bunga ke area negatif lebih jauh lagi. Di rapat kebijakan moneter BoJ yang lalu, kedua-duanya ini dilakukan walau harga konsumen jatuh. Kuroda dan dewan gubernur lainnya seperti memaksakan alat ukur utama kebijakan BoJ sudah melampaui batasnya.

Beberapa (sebagian kecil) ekonom mengharapkan BoJ untuk menambah stimulus. Sebagian besar malah meprediksi itu (tambahan stimulus) akan dilakukan di November atau Desember atau tahun depan. Sebagian kecil lainnya tidak ada penambahan stimulus lagi.

Jika terdeteksi adanya pelemahan komitmen dari BoJ untuk menambah stimulus maka sepertinya pasar akan memaksa Yen untuk menguat dan membebani bursa saham. Sebaliknya dorongan kuat dari Kuroda (menambah stimulus) akan melemahkan Yen dan mendukung bursa saham.

Kami melihat hasil pertemuan ini sangat penting dan jika pasar kecewa akan memicu penguatan Yen sehingga target BoJ mencapai target inflasi 2 persen akan sangat sulit.

The policy-board meeting typically ends between noon and 1 p.m., and a policy statement is released shortly after. Kuroda will speak to reporters in Tokyo from 3:30 p.m.

Rapat kebijakan ini biasanya berakhir siang ini mendekati jam 1 dan pernyataan kebijakan dirilis sejam kemudian. Kuroda akan melakukan konferensi pers di Tokyo jam  3.30 (waktu Tokyo).

Suku Bunga Negatif BoJ

BoJ sepertinya lebih menyukai untuk memangkas suku bunga ke area negatif lebih jauh. Kebijakan suku bunga ini mempengaruhi porsi cadangan bank komersial yang boleh disimpan di Bank Sentral. Saat ini pada posisi minus (-) 0,1 persen. Suku bunga ini tidak berubah sejak rilis Januari lalu dan menghantui konsumen dan memicu reaksi sektor industri keuangan.

Kuroda dan Wakilnya Hiroshi Nakaso, keduanya mengakui dalam pidato sebulan sebelumnya bahwa kebijakan memangkas suku bunga jangka panjang ini menguntungkan namun menekan biaya pinjaman untuk bisnis dan konsumen. Kuroda menegaskan bahwa masih banyak ruang untuk memangkas suku bunga.

Pembelian Aset Obligasi Pemerintah

Setidaknya masih ada beberapa anggota dewan BoJ yang ingin membeli Obligasi Pemerintah Jepang selain memangkas suku bunga. Jika Bank Sentral memutuskan untuk menambah stimulus, tentunya BoJ akan menentukan pada skala fleksibel. Yaitu dalam range atau kisaran dan bukan pada angka tepatnya.

Setiap perubahan kebijakan ini merefleksikan bahwa pembuat kebijakan menginginkan fleksibilitas lebih besar karena mereka akan melanjutkan pembelian hutang pada skala yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Pembuat kebijakan juga bisa mengatur dampak pada kurva imbal hasil.

Basis Moneter

Beberapa pengamat berpendapat adanya kemungkinan BoJ untuk memisahkan target, ekspansi basis moneter dan pembelian obligasi pemerintah. Bank Sentral mengklasifikasikan beberapa pembelian aset yang memberi kontribusi pada pertumbuhan dalam basis moneter atau menambah pembelian aset baru.

Pemungutan Suara

Cara pemungutan suara anggota dewan pada penentuan kebijakan apapun akan memberi petunjuk aksi selanjutnya. Sejak Februari, suara 7-2 untuk memangkas suku bunga ke area negatif dimana Takehiro Sati dan Takahide Kiuchi menolaknya. Jika angka yang menolak ini bertambah atau adanya perbedaan suara lebih besar, Kuroda akan sulit untuk menyatukan anggota dewan jika ada aksi yang harus dilakukan.

Rapat FOMC

Kuroda dan anggota dewan lainnya sadar bahwa implikasi awal di pasar dari keputusan BoJ ini akan dibayangi oleh keputusan The FED dalam rapat kebijakan FOMC nanti malam (kamis dinihari).

Tags:
0 Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Tanya Jawab Forex ©2018. ArisMedia.ID

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account