Kekhawatiran BoJ sejalan dengan Taro Aso, USDJPY koreksi

Yen Jepang sempat menguat merespon rilis BoJ minutes 31 Oktober lalu. Yen menguat ke level 117.68 terhadap dolar AS pada awal sesi Eropa. Beberapa anggota dewan BoJ masih mengkhawatirkan kebijakan QE yang dilanjutkan oleh Bank Sentral dapat meningkatkan resiko dan lebih terlihat seperti memberikan anggaran pada defisit pemerintah.

Beberapa anggota dewan tersebut mengatakan melanjutkan QE tidak akan menghasilkan hal lebih baik dari saat pertama BoJ meluncurkan kebijakan tersebut. Dari minutes tersebut juga menunjukkan bahwa Gubernur BoJ Kuroda mengusulkan memperpanjang pembelian utang dan aset beresiko untuk mempertahankan komitmen target inflasi 2 persen tahun depan.

Seperti kita tahu, bahwa kebijakan QE itu menggelontorkan uang ke pasar dan selalu direspon positif bagi saham namun tidak dengan mata uangnya. Semenjak wacana melanjutkan QE, Yen melemah terhadap dolar AS ditambah lagi kejutan kondisi Resesi yang terindikasi oleh GDP Jepang yang turun.

USDJPY - 25112014

Saat ini, kami melihat USDJPY masih akan bergerak koreksi menguji support 117.63 dan bahkan berpeluang menembus ke bawahnya. Area resistance sebagai tahanan atas masih pada area kemarin, 118.36 dan high 118.56. Gagal menembus area resistance ini akan memberikan konfirmasi bearish pada USDJPY. Target bearish lebih dalam berada di 117.35 dan 117.21.

Anda bisa melakukan SELL selama berada di bawah area 118.36 – 118.56, dengan level stop di 118.97 dan level target di 117.35/21.

Tags:
0 Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Tanya Jawab Forex ©2018. ArisMedia.ID

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account