Yellen: Pemulihan Pasar Tenaga Kerja Belum Memadai

[?IMG]

Ketua Federal Reserve Janet Yellen menyerukan pendekatan ‘pragmatis’ terhadap kebijakan monter AS pada Jumat, di tengah para anggota komite kebijakan bank sentral AS itu untuk secepatnya menaikkan suku bunga terkait ketatnya pasar tenaga kerja dan resiko inflasi.

Dalam pidato tahunan konferensi bank sentral, Yellen memaprkan rincian mengapa beliau merasa tingkat ppengangguran itu sendiri masih kurang cukup untuk mengevaluasi kekuatan pasar tenaga kerja dan mengapa bank sentral perlu bergerak dengan hati-hati dalam menaikkan suku bunga.

Bersamaan dengan itu, beliau mengakui kekhawatiran beberapa pejabat Fed semakin tidak nyaman dengan tingkat berkelanjutan kebijakan stimulus saat ini.

“Tidak ada resep sederhana untuk kebijakan tepat,” sebut Yellen, menanggapi pendekatan ‘pragmatis’ yang memberikan ruang bagi para pejabat bank sentral mengevaluasi data yang datang tanpa berkomitmen pada jalur kebijakan yang sudah ditetapkan.

Sebelum memberikan komentarnya, sejumlah pejabat teras Fed lainnya menekankan kasus mereka untuk kenaikan awal suku bunga acuan, yang telah bertahan mendekati angka nol sejak Desember 2008.

Pidato Yellen yang berlangsung di Jackson Hole termasuk refernsi panjang terhadap kemungkinan bahwa pasar tenaga kerja mungkin sebenarnya lebih ketat dari yang terlihat, sehingga the Fed kemungkinan beresiko harus menaikan suku bunga lebih cepat dari yang diperkirakan.

Namun, secara keseluruhan itu menandai pertahanan alasan mendasarnya bahwa pengenduran signifikan masih terjadi di pasar tenaga kerja, semakipun beliau mengatakan krisi finansial 2007-2009 dan resesi merusak perekonomian dan sektor lapangan kerja memaksa cara yang sama sekali tidak dipahami.

The Fed juga teah mengatakan akan menunggu dengan waktu tertentu setelah mengurangi program pembelian obligasi siimulatif di Oktober sebelum menaikkan suku bunga. Pasar keuangan saat ini berharap kenaikan suku bunga terjadi sekitar pertengahan tahun depan.

Yellen menegaskan bahwa Fed bisa menaikkan suku bunga lebih cepat dari yang diharapkan saat ini jika pasar tenaga kerja membaik lebih cepat, tetapi juga mengatakan akan mengetatkan kebijakan moneter nanti jika ekonomi mengecewakan.

The Fed akan harus membuat “keputusan sulit tentang pengaruh siklus dan struktural dalam pasar tenaga kerja,” tambahnya.

Tags:
0 Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Tanya Jawab Forex ©2018. ArisMedia.ID

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account