Harga Emas Naik Oleh Krisis Ukraina dan Naiknya Kembali Permintaan Cina

Harga emas diperdagangkan awal Maret ini di harga $1,326.50 per ons. Tahun lalu, Indek Emas dan Perak di Philadelphia Stock Exchange anjlok 49 persen dan tahun ini sudah menguat kembali 18 percen.  Indek Sektor Emas S&P/TSX Global melonjak 27 persen tahun ini, melampui sektor logam yang hanya naik 10 persen. Pada perdagangan lain, harga emas di bursa Comex, mengalami kenaikan signifikan pula. Harga emas naik 1.8 persen ke $1,345 per ons dan kini diperdagangkan di area  $1,342.40. Jumlah posisi beli mengalami peningkatan sebesar 25 persen mencapai 113,911 kontrak berjangka hingga 25 Februari kemarin. Angka yang paling tinggi sejak Desember 2012. Harga emas diperkirakan akan kembali ke harga $1500 pada 2015 setelah tahun kemarin turun ke harga $1,180 per ons, dipicu kenaikan permintaan emas dari Cina.

Harga emas naik-20140303-Lukman

Dalam laporan terkini, delapan produsen emas melaporkan kerugian mereka sebesar $23 milyar dalam 12 bulan hingga 30 Desember 2013. Analis memperkirakan bahwa pendapatan bersih tahun ini diperkirakan bisa mencapai $3 milyar dan naik $4.1 milyar di tahun 2015. Para produsen emas yang hampir kehilangan separuh nilai pasarnya nampak bersemangat kembali dengan proyeksi pendapatan mereka. Menguatnya permintaan emas dari Cina dan AS meyakinkan mereka akan masa depan yang lebih baik.

“Kami berharap mendapat keuntungan besar dari perdagangan saham-saham emas dalam dua tahun kedepan” ujar Herisau, salah satu manajer di Julius Baer Multipartner Gold Equity Fund (JULBAGE). “ Biaya produksi yang lebih rendah dan berkurangnya belanja modal membuat masa depan industry ini bisa membaik dalam jangka pendek ini”. Julius Baer mengelola dana-dana di Newcrest Mining Ltd. (NCM), Barrick Gold Corp. (ABX) dan Kinross Gold Corp. (K). Saat ini menaikkan kepemilikan di Lake Shore Gold Corp. (LSG). Para produsen juga mengurangi belanja modal dengan memangkas jumlah staffnya. Seperti Barrick, yang merupakan produsen emas terbesar dunia. Dikatakan oleh mereka bahwa ada keuntungan yang didapat dengan mengurangi staff, menjual asset-asset tambahan dan menurunkan biaya produksi lainnya.

Harga emas naik

Para konsumen emas Cina menaikkan konsumsi mereka mencapai 1,065.8 metrik ton  pada tahun 2013, atau naik 32 persen dari tahun sebelumnya. Ini menempatkan Cina sebagai konsumen emas terbesar dunia menggeser India, demikian data dari World Gold Council pada 18 Februari silam. Pihak UBS AG pada Februari kemarin juga memperkirakan bahwa konsumsi emas akan mengalami peningkatan di 2014 ini,  salah satu faktornya adalah perubahan sikap investor AS terhadap Emas yang akan menaikkan permintaan mereka tahun ini dengan membeli diantaranya dari konsumen-konsumen Asia. Kombinasi menguatnya kembali permintaan emas Cina dan AS ini akan menbuat masa depan sektor emas naik, dan begitu juga pendapatan saham di sektor ini akan naik pula di tahun ini.

Meski optimis, ada hal yang perlu dicermati pasar mengenai potensi menggelembungnya nilai asset di Cina ditengah melemahnya perekonomian Cina itu sendiri. Terdapat pendapat yang menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Cina akan menjadi yang paling lambat sejak 1990. Kondisi ini akan membuat emas sebagai asset pengaman investasi untuk melawan inflasi akan semakin bersinar. Sebagai asset safe haven, emas akan mengalami peningkatan permintaan pada akhirnya. Para produsen emas juga memandang bahwa iklim bisnis mulai membaik dan industrinya bisa kembali memfokuskan pada pencapaian laba dan memperbaiki neraca anggarannya.

Tags:
0 Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Tanya Jawab Forex ©2018. ArisMedia.ID

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account